Postingan

Muslim, Part 1

Muslim itu harus menjadi orang yang lebih baik dari hari ke hari. "Barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka ia termasuk orang beruntung. Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin maka ia termasuk orang merugi. Barang siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin maka ia termasuk orang celaka" Muslim itu harusnya orang yang kuat. Baik fisik, hati, ilmu, dan imannya. "Abu Hurairah radhiyallahu’anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada seorang mukmin yang lemah, namun pada masing-masingnya terdapat kebaikan. Bersemangatlah untuk meraih apa yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan jangan bersikap lemah. Apabila sesuatu menimpamu janganlah berkata, ‘Seandainya dahulu aku berbuat demikian niscaya akan begini dan begitu.’ Akan tetapi katakanlah, ‘Itulah ketetapan Allah dan terserah Allah apa yang dia ingi...

Reminder!!

Barangsiapa yang bangun di pagi hari dan hanya dunia yg di pikirkannya sehingga seolah olah ia tidak melihat hak Allah dalam dirinya maka Allah akan menanamkan 4 macam penyakit-padanya: 1. Kebingungan yang tiada putus-putusnya. 2. Kesibukan yang tidak pernah jelas akhirnya. 3. Kebutuhan yang tidak pernah merasa terpenuhi. 4. Khayalan yang tidak berujung wujudnya.

Awaken...!

Bermimpi itu indah rasanya tak ingin pergi namun mimpipun pasti mengalami akhir sama halnya dengan hidup terkadang kita tidak sadar ketika kita bermimpi dalam dunia nyata kemudian kenyataan membangunkan kita di saat mimpi itu sangat indah sama rasanya saat kita bermimpi kemudian seseorang membangunkan kita tak rela........ Namun hidup harus terus berjalan dan seiring dengan kenyataan hidup mimpi itu perlahan-lahan sirna berganti menjadi realita seperti malam kelam yang telah berlalu menjadi pagi yang hangat nan indah bukankah kenyataan itu juga indah?? hanya bergantung bagaimana kita menikmati masa kini bersyukur... terhadap karunia ilahi kapan lagi? apa lagi yang kita butuhkan? karena kita hidup dalam keadaan tak memiliki menjalani hidup dalam keadaan dititipi dan mati mengembalijkan titipan ilahi... **** hah... ini tulisan orang yang "kalah" tapi tak apa, karena untuk merasakan nikmatnya kemenangan kita butuh kekalaha...

Rizki

Saya mendapatkan pemahaman baru tentang rizki. Sebelumnya saya meyakini bahwasannya rizki bukanlah terbatas pada paham materialisme yang berupa harta kekayaan yang melekat pada tubuh manusia (yang seperti itu namanya sosialita). Rizki itu mencakup segala sesuatu yang kita rasakan baik lahir maupun batin. Mungkin bisa jadi materi yang dimiliki seseorang dalam pandangan kita sedikit, namun hidupnya sangat bahagia, penuh barakah. Segala sesuatu yang ia kerjakan selalu membuahkan hasil yang baik sesuai harapan. Rizki juga mencakup apa yang melekat pada diri kita seperti kebebasan berpikir, kekuatan/kemampuan untuk melakukan sesuatu, penglihatan, pendengaran, nafas, hingga seluruh hal terkecil yang ada di dalam diri kita itu juga merupakan rizki. Memang ada rizki yang harus dikejar juga seperti harta. Namun saya baru menyadari bahwa yang bisa dikejar ternyata bukan hanya harta. Shalat berjamaah itu rizki, ketika tertinggal shalat berjamaah, maka lewatlah rizki itu. Membaca Al-Quran A...

Tentang Hidup

Hidup itu pilihan Dan setiap pilihan itu memiliki kadar risikonya sendiri Maka ketika membuat suatu pilihan Terimalah risikonya juga Bukan berarti pasrah terhadap risiko yang dibuat Tapi bersiaplah dengan risiko yang diambil Kalau bisa upayakan risiko itu menjadi sekecil mungkin Pilihan paling dasar Apakah kita masih mau hidup? jika iya, maka risikonya kita harus selalu berjuang menghadapi tantangan hidup jika tidak, maka berarti kita menyerah risikonya?, mungkin masuk neraka..

Islam Sepanjang Zaman

Bagi saya mengapa dikatakan bahwa islam itu agama yang berlaku universal sepanjang zaman dengan Al-Quran sebagai tuntunan yang berlaku hingga akhir masa karena sebenarnya intisari ajaran yang dibawa oleh agama ini adalah aqidah dan akhlak. Aqidah islam meyakini bahwasanNya Tuhan itu hanya satu dan memiliki kekuasaan atas segala sesuatu, tiada sekutu bagiNya dan tidak ada yang menyamai atau bahkan menandingiNYa. Dalam aqidah islam Tuhan yang satu itu memiliki sifat-sifat yang ada dalam asma'ul husna yang berjumlah 99 asma (nama) Tuhan. Sedangkan akhlak yang diajarkan dalam islam itu adalah akhlak yang diajarkan oleh junjungan Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana yang disebutkan dalam salah satu hadits rasul, bahwasannya nabi Muhammad SAW diutus sebagai rasulullah tiada lain adalah untuk menyempurnakan akhlak, begitu pula dengan ayat dalam Al-Quran yang menyatakan bahwasannya dalam diri nabi Muhammad SAW itu terdapat suri tauladan yang baik, diperkuat juga dengan salah satu ayat...

[Catatan] Terjemah Al-An'am 108-110

"Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan." (Al-Qur'an Surat Al-An'am 108). "Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan segala kesungguhan, bahwa sungguh jika datang kepada mereka sesuatu mukjizat pastilah mereka beriman kepada-Nya. Katakanlah: "Sesungguhnya mukjizat-mukjizat itu hanya berada di sisi Allah". Dan tahukah kamu bahwa apabila mukjizat datang mereka tidak juga akan beriman." (Al-Qur'an Surat Al-An'am 109). "Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya (Al Qur'an) pada permulaannya, dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya yang sangat....